“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sisa makanan hingga sayuran membusuk dapat diolah menjadi pupuk kompos dan berpotensi menjadi peluang usaha. Dengan kerja sama antara mahasiswa dan siswa, kami berharap program ini memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan pengetahuan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelas Daniel.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dalam mengolah sampah organik serta memahami prinsip konsumsi dan produksi bertanggung jawab. Program dilakukan dengan pendampingan Rachmad Fadillah Maha, S.S., M.Si. sebagai dosen pembimbing dan Nazla Rizki Siregar sebagai mentor.
Selama sosialisasi, siswa-siswi mendengarkan penjelasan mengenai konsep Zero Food Waste, menonton video proses pembuatan kompos, serta melihat langsung contoh pupuk kompos yang telah diolah oleh mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan membantu siswa memahami pentingnya pengelolaan sampah organik secara bijaksana dan mampu menerapkannya di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar