Tampilkan postingan dengan label Kehidupan Sehat dan Sejahtera (good health and well-being). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan Sehat dan Sejahtera (good health and well-being). Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Desember 2025

Mahasiswa USU Dorong Wujudkan Rumah Layak dan Kesehatan Mental Optimal di Panti Asuhan Alfa Hidup Berkat Indonesia


Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melaksanakan proyek pembelajaran berbasis komunitas di Panti Asuhan Alfa Hidup Berkat Indonesia, dengan fokus meningkatkan kualitas rumah layak huni dan membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental melalui edukasi dan pelatihan interaktif bagi anak-anak panti dan staf pendamping.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pemahaman utuh bahwa kesehatan optimal tidak hanya mencakup kondisi fisik, tetapi juga aspek mental yang krusial. Lingkungan rumah yang layak dan suasana hubungan yang harmonis menjadi faktor utama yang mempengaruhi kedua aspek tersebut. Melalui proyek ini, 20 mahasiswa USU yaitu Asri Natalia Lumban Gaol, Angel Mutiasari Saragi, Amelia Citra Siahaan, Silvika Tamarani Siagian, Eva Anjelita, Muhammad Amir Aziz, Rafly, Sonya Monique Gani, Annisa Shifa Davina, Marchel Horas Yudayana Sinambela, Lala Valentin Hasibuan, Mulyani Annur, Alvaro Pakpahan, Harun Al Rasyid, Arjuna Manik, Irna Indah Lestari, Vikky Arlando Panjaitan, Dedek Fazila Dewani Sukemi, Husnul Abdillah Ritonga, dan Holy Gracia Amanda Harefa.

dengan bimbingan dosen fasilitator Dr. Irwan Nasution, MHI, dan mentor Anisa Hargita Nupa melaksanakan serangkaian kegiatan edukasi yang menarik dan interaktif di Panti Asuhan Alfa Hidup Berkat Indonesia.

Selama pelaksanaan, mahasiswa memperkenalkan berbagai metode pembelajaran yang ringan namun aplikatif, seperti permainan edukatif yang dirancang untuk mengenalkan tata cara menjaga kebersihan secara menyenangkan. Salah satunya adalah penggunaan sabun cuci tangan yang digaungkan sebagai langkah vital dalam menjaga kesehatan fisik di masa pandemi dan seterusnya. Selain itu, mahasiswa juga menerapkan pengelolaan sampah yang baik dengan menyediakan tempat sampah tertutup yang mempermudah pemilahan dan pengurangan limbah, sehingga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Pengaturan ruang di dalam panti juga menjadi fokus utama, dengan menyediakan kabinet bertingkat sebagai solusi praktis agar ruang tetap rapi dan fungsional. Penataan yang sistematis ini membantu anak-anak maupun staf panti lebih mudah dalam mengakses barang kebutuhan tanpa kebingungan, yang juga berkontribusi pada kenyamanan dan suasana hati yang lebih baik.

"Dalam kegiatan ini, kami menekankan pentingnya empati dan kesadaran akan lingkungan sekitar sebagai pondasi rumah yang nyaman dan sehat," ujar Dr. Irwan Nasution. "Selain itu, kami mendukung tujuan SDGs 3 untuk kehidupan sehat dan sejahtera dengan menanamkan pola hidup bersih sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dalam keluarga," tambahnya.

Anisa Hargita Nupa berperan sebagai mentor yang mendampingi mahasiswa selama proses pembelajaran agar tujuan edukasi dan dampak sosial yang diharapkan tercapai secara optimal.

Tindak lanjut dari sosialisasi ini juga berupa pelatihan praktis kepada staf pendamping panti agar dapat terus melanjutkan edukasi mengenai kesehatan fisik dan mental bagi anak-anak panti secara berkelanjutan. Di samping itu, mahasiswa juga membentuk kelompok pendampingan yang akan secara rutin melakukan kunjungan dan evaluasi perkembangan di lokasi.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Inovasi dan Daya Saing Akademik (LIDA) USU serta fakultas terkait, yang menyadari bahwa model pembelajaran berbasis proyek seperti ini memberikan ruang nyata bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung terhadap pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan hasil capaian yang nyata dan pelibatan aktif berbagai pihak, proyek ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran berkelanjutan di USU yang meneguhkan peran kampus sebagai agen perubahan sosial. Lebih jauh, kesadaran dan praktik hidup sehat yang mencakup kesehatan mental dan rumah layak huni yang terbentuk di panti ini diharapkan menjadikan anak-anak dan staf pendamping panti lebih sejahtera dalam jangka panjang, serta menciptakan budaya hidup sehat yang terpadu di komunitas tersebut.

Senin, 01 Desember 2025

Kegiatan Daur Ulang dan Senam oleh MKWK 07 USU di SMAN 1 Medan


Kelompok mahasiswa Proyek MKWK 07 Kehidupan Sehat dan Sejahtera USU
mengadakan kegiatan senam bersama di SMAN 1 Medan, Senin (27/10/2025).



Kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai pemilahan sampah yang disampaikan oleh mahasiswa. Materi disusun berdasarkan tinjauan pustaka pada laporan, seperti konsep PHBS, teori pengelolaan sampah, dan nilai gotong royong. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada jenis sampah organik, anorganik, dan residu, serta dampaknya terhadap kebersihan sekolah. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan banyak siswa mengajukan pertanyaan.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba yang dipandu langsung oleh anggota kelompok. Senam ini bertujuan meningkatkan kebugaran siswa, sesuai dengan pembahasan tentang aktivitas fisik dalam laporan proyek. Halaman sekolah terlihat meriah ketika siswa mengikuti gerakan senam sambil diiringi musik. Siswa mengatakan bahwa kegiatan ini membantu mengurangi stres dan membuat mereka lebih bersemangat belajar.

Setelah senam, mahasiswa dan siswa bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memberikan arahan langsung untuk memilah sampah yang ditemukan. Sampah anorganik yang terkumpul kemudian diolah menjadi pot bunga sederhana. Siswa juga terlibat dalam penanaman tanaman menggunakan pot hasil daur ulang tersebut.

Guru pendamping menilai kegiatan ini membantu siswa memahami hubungan antara kesehatan, kebersihan, dan lingkungan. “Kegiatan ini membuka wawasan siswa bahwa menjaga lingkungan dan hidup aktif itu saling berkaitan. Mereka bisa belajar langsung, bukan hanya mendengar teori,” ujar salah satu guru olahraga.

Syahira Vidella, selaku sekretaris kelompok, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada sosialisasi dan senam, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan positif bagi para siswa. “Melalui program ini, kami berharap siswa dapat terbiasa memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan perilaku hidup bersih dalam keseharian mereka. Jika hal itu mulai menjadi kebiasaan, berarti tujuan utama kegiatan ini benar-benar tercapai,” ujarnya.

Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan sekolah. Berdasarkan evaluasi awal, beberapa siswa mulai membiasakan diri memilah sampah dan menjaga kebersihan kelas. Dokumentasi kegiatan juga telah dipublikasikan melalui Instagram dan YouTube kelompok untuk memperluas manfaat program.

Kegiatan ini menjadi salah satu contoh implementasi proyek MKWK yang menggabungkan nilai kesehatan, lingkungan, dan karakter pelajar. Mahasiswa USU menargetkan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di sekolah lain.

Dokumentasi kegiatan secara lengkap dapat diakses melalui YouTube kelompok pada tautan berikut:

Mahasiswa USU Laksanakan Edukasi Cuci Tangan di SMP Negeri 7 Medan

DARI USU UNTUK MASYARAKAT ! UPAYA MAHASISWA USU MENINGKATAN KESEJAHTERAAN

 

Kelompok Kehidupan Sehat dan Sejahtera 01 USU Ajarkan Strategi Kehidupan Sehat di SMP Al-Manar.