Kelompok mahasiswa Proyek MKWK 07 Kehidupan Sehat dan Sejahtera USU
mengadakan kegiatan senam bersama di SMAN 1 Medan, Senin (27/10/2025).
Kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai pemilahan sampah yang disampaikan oleh mahasiswa. Materi disusun berdasarkan tinjauan pustaka pada laporan, seperti konsep PHBS, teori pengelolaan sampah, dan nilai gotong royong. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada jenis sampah organik, anorganik, dan residu, serta dampaknya terhadap kebersihan sekolah. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan banyak siswa mengajukan pertanyaan.
Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba yang dipandu langsung oleh anggota kelompok. Senam ini bertujuan meningkatkan kebugaran siswa, sesuai dengan pembahasan tentang aktivitas fisik dalam laporan proyek. Halaman sekolah terlihat meriah ketika siswa mengikuti gerakan senam sambil diiringi musik. Siswa mengatakan bahwa kegiatan ini membantu mengurangi stres dan membuat mereka lebih bersemangat belajar.
Setelah senam, mahasiswa dan siswa bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memberikan arahan langsung untuk memilah sampah yang ditemukan. Sampah anorganik yang terkumpul kemudian diolah menjadi pot bunga sederhana. Siswa juga terlibat dalam penanaman tanaman menggunakan pot hasil daur ulang tersebut.
Guru pendamping menilai kegiatan ini membantu siswa memahami hubungan antara kesehatan, kebersihan, dan lingkungan. “Kegiatan ini membuka wawasan siswa bahwa menjaga lingkungan dan hidup aktif itu saling berkaitan. Mereka bisa belajar langsung, bukan hanya mendengar teori,” ujar salah satu guru olahraga.
Syahira Vidella, selaku sekretaris kelompok, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada sosialisasi dan senam, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan positif bagi para siswa. “Melalui program ini, kami berharap siswa dapat terbiasa memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan perilaku hidup bersih dalam keseharian mereka. Jika hal itu mulai menjadi kebiasaan, berarti tujuan utama kegiatan ini benar-benar tercapai,” ujarnya.
Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan sekolah. Berdasarkan evaluasi awal, beberapa siswa mulai membiasakan diri memilah sampah dan menjaga kebersihan kelas. Dokumentasi kegiatan juga telah dipublikasikan melalui Instagram dan YouTube kelompok untuk memperluas manfaat program.
Kegiatan ini menjadi salah satu contoh implementasi proyek MKWK yang menggabungkan nilai kesehatan, lingkungan, dan karakter pelajar. Mahasiswa USU menargetkan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di sekolah lain.
Dokumentasi kegiatan secara lengkap dapat diakses melalui YouTube kelompok pada tautan berikut:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar