Senin, 01 Desember 2025

Mahasiswa USU Laksanakan Edukasi Cuci Tangan di SMP Negeri 7 Medan


Foto bersama Mahasiswa dengan Peserta Sosialisasi, Selasa (04/11/25),| Sumber Istimewa


LIDA - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU)  Kelompok 28 dalam Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) dengan tema  “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan  mengenai “Peran Cuci Tangan yang Baik dan Benar untuk Pencegahan  Penyebaran Kuman dan Bakteri” di SMP Negeri 7 Medan, Selasa (04/11/25).


Dengan mengusung  “Kegiatan mahasiswa berdampak langsung pada perubahan perilaku masyarakat  dalam kebersihan lingkungan,” proyek ini berfokus pada pembentukan kebiasaan  sehat di lingkungan sekolah melalui edukasi dan praktik langsung.  

Kegiatan berlangsung di ruang kelas VII-4 dan melibatkan 34 siswa sebagai peserta  utama. Kepala SMP Negeri 7 Medan, Sitara Simatupang Spd., MM, turut hadir  memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program. Dalam kegiatan ini,  mahasiswa memberikan penjelasan mengenai urgensi perilaku cuci tangan sebagai  langkah pencegahan penyakit, diikuti demonstrasi enam langkah cuci tangan sesuai  standar WHO. Peserta kemudian diminta mempraktikkan langkah-langkah tersebut  agar pemahaman dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.  

Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan perilaku  hidup bersih di lingkungan sekolah, mengingat interaksi siswa yang intens dapat  memicu penyebaran kuman apabila kebersihan tidak dijaga dengan baik. Melalui  metode ceramah interaktif, praktik langsung, dan pembagian materi edukasi berupa  poster, mahasiswa Kelompok 28 berupaya menciptakan perubahan perilaku yang  tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan secara berkelanjutan oleh siswa.  

Menurut dosen pembimbing MKWK Kelompok 28, Bapak Drs. Agustrisno, M. Sp.,  kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran berbasis proyek  yang menekankan kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. “Proyek ini tidak  hanya menyampaikan teori kesehatan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku  melalui praktik dan keteladanan,” ujarnya. 


Kepala SMP Negeri 7 Medan, Sitara Simatupang Spd., MM, menyatakan bahwa  program ini memberikan dampak positif bagi siswa. “Setelah kegiatan berlangsung,  siswa menjadi lebih sadar untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain,  dan setelah menggunakan fasilitas sekolah. Ini menunjukkan adanya perubahan  perilaku yang signifikan,” ungkapnya.  

Salah satu mahasiswa Kelompok 28, Herdinansyah, menjelaskan bahwa  keterlibatan langsung di lingkungan sekolah memberikan pengalaman penting  dalam memahami bagaimana edukasi kesehatan dapat mempengaruhi perilaku  masyarakat. “Kami melihat siswa sangat antusias, dan mereka mulai menerapkan  kebiasaan cuci tangan bahkan di luar sesi praktik,” jelasnya.  

Hasil kegiatan ini akan didokumentasikan sebagai bagian dari pelaporan MKWK  USU, mencakup data capaian, dokumentasi foto, serta testimoni siswa dan guru.  

Program ini diharapkan menjadi contoh praktik baik implementasi pembelajaran  MKWK yang inovatif dan berdampak langsung pada lingkungan masyarakat.  Melalui kegiatan ini, USU menegaskan komitmennya dalam mencetak mahasiswa  yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga mampu memberikan  kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup dan kebersihan lingkungan. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar