LIDA - Kelompok mahasiswa proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) 32 Pendidikan Berkualitas Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan literasi interaktif bertema “Optimalisasi Motivasi dan Prestasi Belajar” di SMP Bina Satria Mulia, Jum’at (20/11/2025).
Program ini bertujuan meningkatkan minat baca serta motivasi belajar siswa melalui pendekatan literasi interaktif dan media kolaboratif. Permasalahan literasi menjadi alasan utama pelaksanaan kegiatan ini. Berdasarkan laporan World Bank “Indonesia Learning Poverty Brief” (2021), sekitar 53% lulusan sekolah dasar di Indonesia belum mampu membaca dan memahami teks sederhana. Walaupun kemampuan baca tulis masyarakat cukup baik, minat baca masih sangat rendah hanya sekitar 1 dari 1.000 orang yang memiliki kebiasaan membaca aktif. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan literasi tidak hanya soal kemampuan, tetapi juga kebiasaan membaca. Fakta tersebut menegaskan perlunya program literasi interaktif di sekolah, termasuk di SMP Bina Satria Mulia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek MKWK Pendidikan Berkualitas USU yang melibatkan 20 mahasiswa/i dari berbagai fakultas dan program studi di USU. Tujuannya adalah menciptakan pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan motivasi serta prestasi belajar siswa/i melalui metode pembelajaran berbasis literasi interaktif. Materi yang disampaikan menekankan pada pentingnya budaya literasi dalam diri setiap siswa sebagai sarana pemberdayaan kemampuan dalam mengolah data, informasi, serta mengelola pengetahuan tertulis.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok diskusi interaktif sebagai wadah mereka untuk saling bekerja sama sehingga menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain serta tidak menjadi pendengar yang pasif, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sebagai bentuk pengekspresian diri.
Untuk
meningkatkan antusiasme, mahasiswa juga menghadirkan kuis inovatif berupa teka-teki silang (TTS). Media sederhana ini mampu menciptakan suasana kompetitif sekaligus melatih fokus dan konsentrasi siswa.
Kegiatan sosialisasi ini berdampak dan mendapat validasi dari pihak sekolah. Rahwida Marbun, wakil kepala sekolah SMP Bina Satria Mulia, menyambut baik dan menilai kegiatan ini sangat mendukung serta memberikan manfaat besar bagi pihak sekolah maupun para siswa/i.
Kelompok MKWK 32 “Pendidikan Berkualitas” USU saat menyampaikan materi literasi interaktif bertema “Optimalisasi Motivasi dan Prestasi belajar” kepada siswa SMP Bina Satria Mulia, Jum’at (20/11/2025).
"Kegiatan yang kalian lakukan hari ini menurut saya sangat bagus dan sangat mendukung, baik bagi kami pihak sekolah maupun bagi adik-adik sekalian karena minat membaca itu sangat penting dalam kondisi apapun," ujarnya.
Program literasi interaktif yang dilaksanakan Kelompok 32 MKWK USU memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama dalam membentuk budaya belajar yang lebih aktif dan kolaboratif di lingkungan sekolah. Dengan metode diskusi kelompok, permainan edukatif, dan pendekatan kreatif, siswa tidak hanya dilatih untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama,
serta sikap saling menghargai. Aktivitas ini mendorong terciptanya interaksi positif antarsiswa yang sebelumnya mungkin pasif atau kurang terlibat dalam kegiatan belajar.
Selain itu, program ini juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Keterlibatan mahasiswa USU menunjukkan peran kampus sebagai penggerak perubahan sosial melalui kontribusi nyata pada peningkatan kualitas pendidikan dasar. Kehadiran mahasiswa sebagai fasilitator belajar memberi inspirasi bagi siswa dan menegaskan bahwa peningkatan literasi adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas guru.
Beliau juga berharap agar minat baca siswa/i semakin meningkat mengingat literasi merupakan aspek fundamental dalam dunia pendidikan.
"Harapan saya, mudah-mudahan di sekolah manapun minat baca semakin membaik agar pendidikan dapat terus berkembang," tutupnya.
Menggemakan harapan yang disampaikan oleh pihak sekolah, model ini layak untuk dikaji lebih lanjut dan direplikasi. Proyek MKWK Kelompok 32 telah membuktikan bahwa dengan pengawasan akademik yang tepat dan metodologi yang inovatif, cita-cita peningkatan minat baca dan perkembangan pendidikan yang berkelanjutan dapat diwujudkan di berbagai sekolah. Program ini menjadi wujud nyata peran aktif mahasiswa kelompok 32 pendidikan berkualitas sebagai pelopor literasi sejak dini melalui metode pendekatan yang kreatif dan implementasi kegiatan yang inovatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar