Sabtu, 06 Desember 2025

MAHASISWA USU LAKSANAKAN EDUKASI PENDIDIKAN BERKUALITAS BAGI ANAK-ANAK PANTI ASUHAN RAHPIA

 




MEDAN-Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari kelompok 57 pendidikan berkualitas mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) menggelar kegiatan edukasi bertema “Mewujudkan Generasi Tangguh Dan Berprestasi Dengan Pendidikan Yang Menumbuhkan Harapan Dan Kemandirian” di Panti Asuhan Rahpia. Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan pemahaman anak-anak Panti Asuhan Rahpia tentang pentingnya pendidikan untuk membangun karakter yang tangguh dan mandiri guna mencapai generasi emas dimasa yang akan datang.pada saat kegiatan sosialisasi mahasiswa meberikan contoh-contoh kegiatan sehari-hari yang dapat menumbuhkan karakter tangguh dan mandiri yang dapat dimulai di panti itu sendiri.

Pendidikan yang baik dilingkungan panti asuhan menjadi suatu aspek yang sangat penting untuk anak-anak panti asuhan. Temuan awal mahasiswa menunjukkan bahwa sebagian anak-anak panti asuhan belum mengetahui pentingnya membangun karakter yang baik di usia mereka guna menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri di masa yang akan datang. Seperti yang diketahui juga membentuk karakter seseorang di usia muda lebih mudah daripada membentuk karakter di usia tua. Seperti kata pepatah mendidik di masa tua bagaikan melukis diatas batu. Seperti yang dikatakan oleh Ki Hajar Dewantara Bapak pendidikan Nasional Indonesia katakan bahwa masa muda adalah waktu pembiasaan watak.

Program ini berlansung di Panti Asuhan Rahpia yang berlokasi di Jl.Maju Raya No.9 B, kelurahan kwala Bekala, Limhkumha VIII, Kecamatan Medan Johor Sumatera Utara, dengan peserta  sebanyak 25 orang anak panti asuhan.kegiatan nmendapat dukungan dari pengurus panti, serta Dosen fasilitator MKWK dan LIDA USU.

Kegiatan dilaksanakan melalui pemaparan materi, pemberian contoh, Ice breaking, Kuis interaktif, penulisan cita cita masing-masing anak panti,dan wawancara. Mahasiswa juga menyiapkan spanduk kegiatan, papan penulisan cita-cita anak anak panti,serta dokumentasi publikasi melalui video dan media sosial.

Dari hasil wawancara menujukkan bahwa sebagian anak-anak panti masih belum banyak mengatahui bagaimana contoh karakter mandiri. Setelah sosialisasi, anak-anak mampu menjelaskan  karakter mandiri beserta perilaku mandiri di kehidupan sehari-hari. kegiatan ini juga menghasilan konten edukatif sebagai media berkelanjutan.

Temuan ini memperkuat pandangan Prof. Nadiem Makarim (pakar inovasi pendidikan, mantan Mendikbud-Ristek) bahwa pendidikan anak Indonesia selama ini terlalu fokus pada hafalan dan nilai ujian. Dalam pandangan ini menekankan bahwa di Indonesia pendidikan masih hanya fokus ke nilai dan hafalan saja tanpa menitiktinggikan pembentukan karakter bagi mereka.

Kepala pengurus Panti asuhan Rahpia, Ibu Ev Ngulihi Harefa S.Pd, menyampaikan bahwa,”panti asuhan ini sudah berdiri selama 16 tahun dan baru kali ini mendapatkan sosialisasi seperti ini, kami berharap setelah ini akan banyak lagi sosialisasi seperti ini untuk membantu pihak panti untuk membangun karakter anak-anak panti melewati edukasi.” 

Kegiatan sosialisasi “Mewujudkan Generasi Tangguh Dan Berprestasi Dengan Pendidikan Yang Menumbuhkan Harapan Dan Kemandirian” diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan literasi pendidikan pada anak-anak panti dan menjadi menjadi pembelajaran berbasis proyek di USU. Mahasiswa akan melanjutkan penyebaran materi edukasi melalui media digital untuk memperluas dampak program. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen USU dalam memperkuat kontribusi akademik terhadap pembangunan social yang ada dimasyarakat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar