Kelompok MKWK 03 “Air Bersih dan Sanitasi Layak” USU bersama pihak Panti Universal Anak saat melaksanakan edukasi mengenai pembuatan filter air yang baik demi menjaga kualitas air dan sanitasi layak, Sabtu (25/10/2025).
LIDA - Kelompok MKWK 03 “Air Bersih dan Sanitasi Layak” Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan kegiatan edukasi pembuatan filter air sederhana di Panti Asuhan Universal Anak, Medan, pada Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan serta kesadaran anak-anak panti mengenai pentingnya ketersediaan air bersih dan sanitasi layak dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua kelompok, Addin Syahid Nugraha, menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami cara menjaga kualitas air dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana di sekitar mereka. “Dengan program ini, kami ingin menunjukkan bahwa kerikil, arang, kapas,
dan pasir bisa digunakan untuk membuat filter air yang efektif menjaga kualitas air di lingkungan,” ujarnya.
Pihak Panti Asuhan Universal Anak menyambut baik kegiatan tersebut.Perwakilan pengurus panti, mengatakan bahwa edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa USU yang telah datang dan memberikan pengetahuan praktis tentang cara menghasilkan air bersih. Anak-anak di sini memang membutuhkan pembelajaran yang bisa langsung mereka terapkan. Kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan mereka, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab terhadap kesehatan dan lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan ini berangkat dari kenyataan bahwa sebagian masyarakat masih menghadapi air keruh, berbau, dan mengandung sedimen yang dapat memicu gangguan kesehatan jika digunakan secara terus-menerus. Oleh karena itu, edukasi berbasis praktik dipilih sebagai pendekatan yang mudah diterapkan masyarakat secara mandiri.
Dalam sesi praktik, anak-anak diajak membuat filter air menggunakan pasir, arang aktif, batu kerikil, kapas, dan botol plastik bekas yang disusun berlapis. Hasil filtrasi memperlihatkan perubahan signifikan: air yang awalnya keruh menjadi lebih jernih dan bebas bau. Melalui proses ini, anak-anak memahami fungsi setiap lapisan penyaring serta prinsip dasar filtrasi.
Kegiatan ini didampingi oleh Gary Timothy Hasian Purba, S.IP., M.IP. selaku Dosen Fasilitator, serta Ahmad Faisal sebagai Mentor. Mereka memastikan seluruh proses berjalan lancar, edukatif, dan aman.
Program ini diharapkan memberi dampak berkelanjutan bagi anak-anak panti, terutama dalam menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan serta memahami pentingnya ketersediaan air bersih bagi kesehatan. Pembelajaran berbasis praktik seperti ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memberi pengalaman bermakna yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
YouTube = https://youtu.be/hapdfrKosik?si=kffwmJ5CrS3CsCRR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar