Medan, 8 November
2025 — Kelompok 03 Mata Kuliah
Wajib Kurikulum (MKWK)
Universitas Sumatera Utara (USU)
melaksanakan program bertajuk
“Sembako Edukatif: Gerakan Pangan
dan Edukasi Gizi” di Kecamatan Marelan. Kegiatan ini ditujukan bagi
para pekerja kasar yang rentan mengalami kekurangan gizi akibat pola makan
tidak teratur dan keterbatasan ekonomi.
Sebanyak 21 mahasiswa
terlibat dalam kegiatan
yang berfokus pada dua agenda utama: pembagian paket sembako bernutrisi dan edukasi mengenai
konsumsi makanan sehat
dengan harga terjangkau. Dalam sesi penyuluhan,
mahasiswa memaparkan cara memilih bahan makanan bernutrisi serta memberikan
lembar informasi gizi sederhana agar warga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“kalau tidak ada pangan yang mahal, yang murah pun ada” ucap salah seorang
warga yang sempat
di wawancara oleh kelompok. Pernyataan tersebut sebagai aksi nyata
kesadaran warga atas pangan alternatif yang mudah untuk di akses. Dosen
pengampu MKWK menyebut kegiatan ini sebagai bentuk
nyata kontribusi mahasiswa
terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2, yaitu Tanpa Kelaparan. “Mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan pangan,
tetapi juga pengetahuan agar masyarakat bisa mengambil keputusan yang lebih
baik terkait konsumsi harian,” ujarnya.
Warga Marelan
menyambut baik program
ini karena edukasi
gizi jarang menyentuh
kelompok pekerja kasar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat membantu meningkatkan kesadaran
masyarakat mengenai kebutuhan nutrisi serta menumbuhkan kebiasaan makan yang
lebih sehat dan berkelanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar