Mahasiswa MKWK USU 2025 melakukan foto bersama dengan para siswa dan wakil kepala sekolah SMPN 7 Medan, Sabtu (01/11/2025)
MEDAN – Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Kelompok 02 Perundungan mata kuliah Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan (MKWK) 2025 telah melaksanakan program sosialisasi anti-perundungan. Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 7 Medan ini menyasar siswa-siswi kelas VIII-9 dengan mengusung tema "Menuju Generasi Emas Anti-Perundungan: Wujudkan Sekolah Aman dan Harmonis".
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek pembelajaran MKWK yang bertujuan untuk memberikan dampak sosial langsung kepada masyarakat. Kelompok 02 yang beranggotakan 20 mahasiswa ini berada di bawah bimbingan dosen fasilitator, Ibu Syarifah, dan didampingi oleh mentor, Frans Joy Sinuhaji.
Salwa Azzahra, selaku Ketua Kelompok 02, menyatakan bahwa pemilihan tema dan lokasi didasarkan pada urgensi pencegahan perundungan sejak dini di lingkungan sekolah. "Kami ingin berkontribusi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan keberanian siswa untuk melawan perundungan," ujar Salwa.
Materi sosialisasi disampaikan secara interaktif, mencakup definisi perundungan, jenis-jenisnya (fisik, verbal, sosial, dan siber), serta dampak negatifnya bagi korban maupun pelaku. Para mahasiswa juga memberikan edukasi tentang bagaimana bersikap jika menjadi korban atau saksi perundungan.
Ibu Syarifah, selaku dosen fasilitator, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menjalankan proyek ini. "Kegiatan ini sangat relevan dengan penguatan karakter generasi muda. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi langsung mengaplikasikan ilmunya untuk memberi solusi atas masalah sosial. Ini adalah implementasi nyata dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan," tutur Ibu Syarifah.
Sebagai puncak kegiatan, seluruh siswa kelas VIII-9 diajak untuk membuat 'Pohon Komitmen'. Setiap siswa menuliskan janji atau komitmen pribadi mereka untuk tidak melakukan perundungan dan berani bertindak positif di selembar kertas berbentuk daun, yang kemudian ditempelkan pada gambar pohon besar.
Para siswa melakukan kegiatan pohon komitmen di SMPN 7 Medan, Jl. H. Adam Malik No.12, Kecamatan Medan Baru, Sumatera utara, Sabtu (01/11/2025)
"Pohon Komitmen ini menjadi simbol dan pengingat bersama bagi siswa-siswi kelas VIII-9 untuk senantiasa menjaga keharmonisan di kelas dan sekolah. Ini adalah bentuk komitmen nyata mereka untuk stop perundungan," tutup Frans Joy Sinuhaji, mentor kelompok. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam mewujudkan SMP Negeri 7 Medan sebagai zona sekolah aman dan harmonis.
Link YouTube : https://youtu.be/SPMW1b9hQa8?si=xneJ3aqedYeOoajn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar