Minggu, 30 November 2025

Mahasiswa USU Gelar Sosialisasi Kesetaraan Gender di SMAS Methodist 1 Medan


Kelompok 20 Kesetaraan Gender Bersama Siswa SMAS Methodist 1 Medan, Senin (27/10/25).| Sumber Istimewa


LIDA - Mahasiswa Kelompok 20 Proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan sosialisasi tentang penerapan kesetaraan gender kepada siswa di SMAS Methodist 1 Medan, Senin (27/10/2025). 

Kelompok 20 Kesetaraan Gender yang terdiri dari 19 mahasiswa lintas fakultas menyampaikan materi seputar konsep dasar gender, bentuk ketidaksetaraan yang kerap muncul pada remaja, serta langkah membangun lingkungan belajar yang aman dan bebas diskriminasi. Sekretaris kelompok, Chyntia Kanezia Sinaga, menekankan bahwa seluruh individu memiliki peluang yang sama untuk berkembang, terlepas dari gender mereka. 

“Jadi, dari semua materi yang sudah dijelaskan baik dari video, presentasi, ataupun games tadi. Kami berharap kedatangan kami ke sini bukan hanya sekadar ‘ngomong’ sama kalian, tapi bagaimana kalian itu bisa merealisasikannya di kehidupan kalian masing-masing, terutama di lingkungan sekolah ini,” ujarnya. 

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan penyampaian materi, diskusi, dan kuis yang dirancang untuk menguji pemahaman siswa terkait kesetaraan gender. Melalui contoh kasus dan aktivitas sederhana, mahasiswa mengajak siswa untuk lebih peka terhadap perilaku diskriminatif yang sering tidak disadari dalam kehidupan sehari-hari. 

Dosen pembimbing, Drs. Pilemon Bukit, S.Th., M.Th., dan mentor proyek, Erlianna Br. Ginting berperan penting dalam proses penyusunan proposal, pengembangan materi, serta pendampingan perencanaan kegiatan sebelum pelaksanaan. Bimbingan ini membantu mahasiswa memastikan bahwa sosialisasi berjalan dengan terstruktur dan sesuai tujuan pembelajaran MKWK. 

“Sebagai perwakilan dari SMAS Methodist 1 Medan, saya sangat mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi ini. Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan karakter siswa dan membantu mereka memahami pentingnya menghargai perbedaan gender,” ujar Linda Damanik, S.Pd. 

Siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dan menunjukkan respons positif, terutama saat sesi kuis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa dapat lebih memahami pentingnya kesetaraan gender dan menerapkannya dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah. Sosialisasi ini menjadi salah satu contoh nyata implementasi pembelajaran berbasis proyek MKWK USU yang tidak hanya memperkaya pengalaman mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya pelajar SMA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar