Kamis, 04 Desember 2025

Mahasiswa USU Bangun Karakter Gen Z Lewat Pembelajaran Berbasis Proyek di Era Digital

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) 15 Pendidikan Berkualitas dengan berfokus pada penguatan karakter siswa sebagai Gen Z agar mampu menghadapi tantangan di era digital dengan lebih bijak dan beretika di SMP Negeri 1 Medan, Sabtu (25/10/2025). 

Perkembangan teknologi digital yang pesat membuat siswa Gen Z semakin terbiasa dengan menggunakan media sosial dan internet. Namun, kemajuan ini juga memunculkan tantangan baru berupa menurunnya pemahaman serta praktik nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, mahasiswa USU memandang pentingnya memberikan edukasi yang tepat untuk membentuk karakter siswa agar mampu bersikap bijak, baik di ruang digital maupun di dunia nyata. 

Sosialisasi yang dilaksanakan pada 25 Oktober 2025 di SMP Negeri 1 Medan ini menggunakan metode learning by sharing serta permainan edukatif berupa quiz learning. Para siswa mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Kegiatan

bermain dalam kelompok dan pemberian hadiah dilakukan untuk mendorong keberanian siswa menyampaikan pendapat serta bekerja sama. 

Sebanyak 32 siswa berpartisipasi secara aktif sepanjang kegiatan. Antusiasme terlihat terutama saat sesi kuis, ketika para siswa saling berlomba menjawab pertanyaan mengenai perilaku etis dalam kehidupan digital. Penyampaian materi yang dikemas secara menyenangkan membantu siswa lebih mudah memahami penerapan moral dan etika dalam aktivitas daring maupun interaksi sosial di sekolah. 

Proyek ini terselenggara berkat kolaborasi antara mahasiswa USU dan pihak SMPN 1 Medan sebagai mitra pelaksana. Mahasiswa tidak hanya memberikan materi, tetapi juga melakukan interaksi langsung melalui simulasi kasus dan permainan untuk mengetahui cara pandang siswa terhadap berbagai tantangan moral yang mereka hadapi. 

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari LIDA USU serta dosen fasilitator sebagai bagian dari implementasi pembelajaran MKWK berbasis proyek, yang mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat. Dengan pendekatan desain thinking, program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial budaya masyarakat melalui penguatan karakter generasi muda. Selain itu, mahasiswa yang berperan dalam proyek ini juga memperoleh manfaat dalam mengembangkan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan menganalisis permasalahan sosial. 

“Kami senang dapat berbagi ilmu dengan adik-adik SMP. Mereka sangat aktif dan berani mengemukakan pendapat terkait etika digital,” ujar Hafidsya Al Irsyad Gymnastiar selaku Ketua Pelaksana Proyek. 

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar lebih beretika dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, proyek ini menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan bagi mahasiswa USU dalam mengimplementasikan MKWK berbasis proyek, sekaligus memperkuat peran universitas dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial di masyarakat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar