Kelompok mahasiswa proyek MKWK Pendidikan Berkualitas 18 USU berfoto bersama dalam kegiatan sosialisasi di MAN 2 Model Medan, Sabtu (01/11/2025) ,| Sumber Istimewa
Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Kelompok 18 Mata
Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema peningkatan
motivasi belajar di MAN 2 Model Medan pada Sabtu (01/11/2025).
Program ini merupakan bagian dari implementasi proyek pembelajaran MKWK yang menitikberatkan pada penguatan kualitas pendidikan dan pendampingan siswa menjelang ujian.
Program tersebut digelar sebagai respons terhadap kebutuhan siswa kelas akhir yang menghadapi berbagai tekanan akademik. Mahasiswa menemukan adanya penurunan motivasi belajar serta meningkatnya distraksi penggunaan gawai, sehingga pendampingan langsung dinilai penting untuk membantu siswa kembali fokus. Sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai program studi USU terlibat dan menyampaikan materi mengenai konsep motivasi belajar, teknik belajar efektif, serta mengadakan sesi sharing circle untuk menggali hambatan belajar yang dialami siswa.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa siswa mengungkapkan kendala seperti kesulitan mengatur waktu, mudah kehilangan fokus, serta tekanan persiapan seleksi masuk tinggi. Untuk menstimulasi kemampuan berpikir aktif, mahasiswa juga memfasilitasi analisis real case secara berkelompok guna melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Kegiatan ditutup dengan mini quiz sebagai evaluasi pemahaman dan pembuatan “pohon harapan” berisi target pendidikan jangka panjang.
Guru MAN 2 Model Medan, Fitri, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Pendekatan interaktif dari mahasiswa USU membuat siswa lebih nyaman berbagi pengalaman. Ini membantu kami memahami kendala yang mereka hadapi dalam belajar,” ujarnya.
Ketua Kelompok 18, Natasya Purba, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberi wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami kondisi belajar siswa di lapangan. “Diskusi kasus dan aktivitas interaktif lebih mudah menarik perhatian mereka dibanding metode penyampaian materi secara konvensional,” katanya.
Kegiatan ini menghasilkan temuan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis interaksi mampu meningkatkan partisipasi siswa serta membantu mereka menemukan strategi belajar yang lebih sesuai. Kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah juga terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar. Program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pembelajaran MKWK USU yang berkelanjutan, sekaligus mendukung visi universitas dalam mencetak sumber daya manusia yang kritis, berkarakter, dan siap bersaing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar