Senin, 01 Desember 2025

Mahasiswa USU Dorong Pendidikan Berkualitas Melalui Smart Learning

Penyampaian Materi oleh Kelompok, Sabtu (11/10/25),| Sumber Istimewa

LIDA - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dari Kelompok 52 Mata Kuliah Wajib  Kurikulum (MKWK) pada 11 Oktober 2025 melaksanakan proyek pembelajaran berbasis  komunitas bertajuk “Smart Learning: Memaksimalkan Gadget untuk Pendidikan Inovatif dan  Meningkatkan Hasil Belajar Siswa” di SMA Swasta Harapan 3 Deli Tua, Kabupaten Deli  Serdang. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka  (MBKM) berbasis proyek, sekaligus mendokumentasikan capaian pembelajaran mahasiswa  USU dalam mendukung pendidikan berkualitas di era digital.  

Proyek ini lahir dari kesadaran bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa dampak  besar bagi dunia pendidikan. Perkembangan teknologi menjadi faktor pendukung dalam  menciptakan pendidikan berkualitas yang bersifat fleksibel dan adaptif, serta mampu memenuhi kebutuhan belajar setiap siswa dengan baik. Dalam hal ini, Smart Learning  membekali setiap siswa dengan keterampilan teknologi yang relevan untuk masa depan.  Namun, tanpa pengawasan, penggunaannya berpotensi menimbulkan distraksi dan  ketergantungan.  

Sosialisasi dilakukan dengan upaya menghadirkan solusi nyata dengan menjadikan gadget  sebagai jembatan menuju pembelajaran inovatif.  

Kegiatan ini diikuti oleh 28 siswa kelas X. Dalam pelaksanaannya, siswa diperkenalkan  berbagai aplikasi edukasi dalam belajar, strategi pengaturan waktu, serta metode evaluasi diri 

agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. Tidak hanya siswa, guru dan orang  tua juga dilibatkan untuk memahami peran mereka dalam mengarahkan penggunaan gadget  sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat dan adaptif.  

Menurut dosen fasilitator, Dr. Gustianingsih, M.Hum, kegiatan ini tidak hanya memberi  manfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa. “Model  pembelajaran berbasis proyek memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih empati,  kolaborasi, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi tantangan pendidikan di masyarakat,”  ujarnya.  

Hal senada disampaikan oleh mentor kelompok 52, Kayla Fadiyah Gultom, yang menekankan  pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan mahasiswa. “Smart learning tidak hanya  meningkatkan literasi teknologi siswa, tetapi juga memperkuat kesadaran orang tua dalam  mengawasi penggunaan gadget. Dengan sosialisasi berulang, siswa semakin memahami  batasan penggunaan teknologi sehingga gadget benar-benar menjadi alat pendukung  pendidikan,” jelasnya.  

Selain pemaparan materi, kegiatan juga disertai dengan kuis interaktif dan penyebaran angket  untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.  Antusiasme siswa dalam berpendapat menunjukkan bahwa pendekatan berbasis teknologi  mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.  

Hasil angket menunjukkan bahwa siswa telah memiliki gadget dan aktif berinternet, dengan  60,7% menggunakan smartphone sebagai perangkat utama. Rata-rata pemakaian mencapai 6– 8 jam per hari, namun hanya 1–2 jam dipakai untuk belajar. Artinya, gadget lebih sering  digunakan untuk hiburan, meski sebagian siswa mulai memanfaatkannya sebagai penunjang  pembelajaran. Temuan ini menegaskan perlunya pendampingan agar teknologi benar-benar  menjadi sarana peningkatan kualitas belajar. 

Sebagai penutup, kegiatan Smart Learning di SMA Harapan 3 Deli Tua diharapkan menjadi  model pembelajaran berkelanjutan di USU. Mahasiswa Kelompok 52 berkomitmen untuk  memperluas program serupa di sekolah lain, sehingga manfaat pendidikan berbasis teknologi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan demikian, USU tidak hanya berperan  sebagai institusi akademik saja, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mendorong  generasi muda dalam menghadapi tantangan global dengan keterampilan digital yang  mumpuni. 


Dokumentasi Sosialisasi

https://youtu.be/JdRgSdUlZY8?si=wBmcUmR0s7WtzWAg


Tidak ada komentar:

Posting Komentar